Friday, 26 December 2014

Loki & Thor

30 Juli 2014, saya masih belum sadar kalau Popo sekarang tidak kesepian lagi.
Pagi itu kami akan berangkat menuju Pura keluarga di daerah Karangasem.
Seperti biasa, tugas saya menjaga Popo agar tidak keluar gerbang rumah.

"anjing kecilnya taruh di garasi" kata mama.

"Hah?" sahut saya. Anjing kecil?

Dan benar, hari itu saya bertemu dua bayi anjing yang matanya masih terpejam.

Kenalkan: Loki, dan Thor.

Loki & Thor
Loki (tidur) dan Thor (berhidung pink, di atas). Oktober 2014.



Loki, dan Thor ditemukan di dalam sebuah kardus di daerah Tabanan.
Iya, mereka dibuang pemiliknya. Terima kasih ya! :) 

Senang rasanya di rumah ada teman baru, takut juga karena selalu trauma akan virus yang menyerang anjing kecil.
Apalagi Loki dan Thor tidak mendapatkan ASI induknya.

Setelah banyak konsultasi ke Kuncir dan Agra, varsagod!
Kini Loki dan Thor tumbuh dengan sehat, kuat, dan nakal.
Sesuai dengan namanya, Thor tumbuh menjadi anjing yang aktif dan agresif, suka nyerang Loki, dan Popo. Nakal.
Loki tumbuh menjadi anjing yang less agresif, yang hobinya adalah makan, makan, dan makan. Hahaha.

Survived. Tumbuh yang kuat dan sehat, Oki, Thor!


regards,


Ésha Satrya

2 comments:

  1. Replies
    1. Hahaha. Thor, dan Loki sama-sama lucu. Tapi paling gemes sama Thor (idung pink) nakalnya minta ampun.
      trus mereka berdua gemes sama majikan. jilat, jilat, jilat, trus gigit. taringnya ada empat. :|||

      Delete