Friday, 4 January 2019

Mengalir, Berkembang

1 Januari 2018, kami awali dengan bercengkrama di kedai kopi kapitalis bersama Yussa, Oka, Yoga, dan Ita.
Tanpa rencana, tanpa tujuan, hari itu sangatlah mengalir.
Hingga kami tiba di pemberhentian: di Pasar Kreneng.
Tanpa berpikir panjang, malam itu kedua kuping saya tertindik atas bisikan setan dan bisikan Oka.
2018, akan menjadi tahun yang mengalir.

Sepertinya…

001

Tuesday, 11 September 2018

Km 42

Agustus 2016 di kilometer ke-42,
momen haru ketika kami menggiring Yussa ke garis finish adalah salah satu momen yang berkesan bagi kami, bahkan hingga detik ini.
Saya berjanji akan turut serta dalam race ini di tahun berikutnya.

2017, kedua hal di atas tidak terjadi.


002

Wednesday, 15 August 2018

Ottoman ii

Bekas kerajaan Ottoman sendiri masih berdiri di Fatih, sebuah distrik di İstanbul.
Daerah yang berisi ruang bawah tanah di setiap rumahnya, pedestrian yang nyaman bagi pejalan kaki, pemanfaatan transportasi umum yang tepat, dan yang paling akhir mental warga yang siap untuk menjadi daerah pariwisata.
Skor sementara: İstanbul 10, Denpasar 01.
Waktu menunjukkan pukul 7 pagi waktu İstanbul, kami masih jetlag.
Dan inilah catatan singkat kami tentang wisata sejarah Ottoman, İstanbul.

The Neighbourhood

Saturday, 11 August 2018

Ottoman

Baru juga beberapa menit tiba di Istanbul, saya disambut dengan hampir disiram oleh janitor bandara.
Terima kasih pak, sebuah sambutan yang cukup mengejutkan.
Well, merhaba, Istanbul!

Prewords

Saturday, 21 April 2018

Bangkit

"Dengan bakatmu, kalau aku jadi kamu, aku akan terbang, hinggap membangun sarang dimana-mana, Sha"
— ucap Dadang SH Pranoto di suatu senja di Gunung Batur.
Saya tidak menanggapi serius ucapan beliau waktu itu.
Selain tidak terlalu mau berbesar kepala,
apa yang anda harapkan dari seorang fresh graduate yang dilepas ke dunia kerja seperti anak ayam yang siap dimangsa?
Hingga akhirnya saya paham ucapan beliau.
Suksma, Mas Dadang.

Wallpapers-SWB