Showing posts with label kings of convenience. Show all posts
Showing posts with label kings of convenience. Show all posts

Monday, 4 April 2011

Boat Behind

"We will meet again..after several things..of separations, friends..."
- inspirated by Kings of Convenience's Boat Behind



© 2009 - 2010 Kings of Convenience
Taken from the album: Declaration of Dependence.
EMI Music Entertainment

Wednesday, 9 March 2011

Music: Kings of Convenience

Music |ˈmyoōzik|: the art or science of combining vocal or instrumental sounds (or both) to produce beauty of form, harmony, and expression of emotion. (Oxford Dictionary)

Yeah, sesuai pengertian diatas. Erlend & Eirik selalu memberi harmoni dan ungkapan perasaan. Huh? Kenapa? twitku? kasar..oh itu influence dari South Park & Broken Social Scene.

Kings of Convenience, duo dari Bergen yang bergenrekan indie/folk/music-your-parents-like-too. Pertama saya dengar di tahun 2004. Selalu di putar di Hard Rock Radio Bali. The only station yang musiknya berbeda, tidak homogen, khas, cosmopolit dan berkelas. Hehe..
Misread, single yang selalu di putar dan paling banyak di request di Telkomsel Street Request. Di tahun 2004 saya masih duduk di bangku SMA, kelas 2. Lagu ini hanya sepintas lewat begitu saja. Di tahun 2006, dua tahun kemudian saya mendengar single lainnya I'd Rather Dance With You. Lebih ngebeat. Semenjak itu saya mulai suka. The problem is: siapa yang nyanyi?!



Beruntung sepupu dari Jakarta selalu meracuni saya dengan playlist indienya. Salah satunya Kings of Convenience! Damn shit! many thanks! Album yang saya dapat adalah Riot On An Empty Street. Di tahun 2006 (di tahun yang sama dan bulan yang berbeda) saya mendapatkan dua album lainnya dari Abe yang di dapat dari Sir Bondchell.
Ahay! *many thanks!

2004-2009 saya tidak bosan mendengarkannya. Justru teman-teman saya yang muak dengan (kayanya sih saya) duo ini. *Whatever, ST12ers!
2009, sebuah track bocor di internet Mrs. Cold. Wow! hypnotizing!
Dan di tahun 2009 akhir, desas-desus kedatangan duo ini ke Indonesia sangatlah gencar.
Hampir selama 3 bulan saya berbacot ria di Twitter demi mencari info.
dan akhirnya: Februari 2010 tiket Kings of Convenience: Declaration of Dependence Asia Tour 2010 Jakarta sudah ditangan! yippey! berbarengan dengan CD album terbaru mereka.



Semenjak terakhir menonton live mereka, sampai sekarang saya masih menunggu kedatangan mereka lagi ke Indonesia. Haha..
Bagaimana dengan musik favorit anda?

Esha

Tuesday, 30 March 2010

A Convenience Show


Setelah buswaying, kota lama-ing dan aksara-ing (I SAW JENS LEKMAN! dan jatuh sakit setelah itu) 6.30 WITA saya tiba ditujuan.


Masih 1 jam lagi untuk menunggu gate dibuka.
Sampai di lantai 4, DJERR!! antrean sudah panjang dan no camera allowed (fuck!). :(
Alhasil? kami semua mengantre dalam barisan berformasi ular. Yang lain enak ama temen, saya? sendirian..
Disaat saat seperti ini berharap ada Tirza Zoraya, Bagus Andrian & Catha Dita muncul dan bilang: "surprise!! kami juga nonton!!" dan saya akan senang.. :(




 Disaat gate segera dibuka antrean dipecah menjadi dua, cewe di gate kiri, cowo di gate kanan.
Endingnya? tetep aja kok satu ruangan.
..dan 15 menit kami menunggu di dalam ball room, konser baru dimulai.

 


1st Act: Hollywood Nobody
Mereka bertujuh langsung memulai dengan intro yang memukau, dilanjutkan dengan'Betrayal' 'Still Live', 'Theories', 'Love Song' & 'Telescope'.
Overall: Bagus! tapi...lagunya baru semua.. :D.
setelah itu kami dibuat menunggu lagi, kurang lebih 15 menit..mulailah act#2

2nd Act: White Shoes & The Couples Company
Seperti biasa mereka selalu memukau, Aprilia Apsari terlihat sedikit kurus. :)
Tanpa basa basi mereka langsung melantunkan 'Senja Menggila'. Nona Sari sempat mengajak penonton agar bergerak/ajojing, mengingat penonton di Jakarta sepertinya kumpulan patung. Dilanjutkan 'Kampus Kemarau', 'Selangkah Kesebrang' dan 3 lagu baru untuk album selanjutnya: 'Rented Room', 'Hacienda' yang ditulis oleh Ade Firza Paloh dari SORE (tentang rumah pantai) & 'Matahari' ditulis oleh David Tarigan (tentang Papua dan terdengar seperti Vampire Weekend) :) terakhir ditutup dengan track 'Aksi Kucing'. Standing Ovation!

3rd Act: Jens Lekman
15 menit berlalu, akhirnya Jens Lekman muncul, penonton berteriak histeris.
Saya hanya menonton dari kejauhan...DAN TERTIDUR.
Saat Jens menyanyi di track no.9 saya baru bangun. judulnya "Into Eternity"
Overall, penampilan OK, walaupun saya sangat asing mendengarkan lagunya..
Dan sekarang menyesal karena tertidur..

Final Act: Kings of Convenience
15 menit setelah Jens Lekman manggung, lebih dari 5000 orang menunggu + energi saya sedikit memulih.
ada suara dari narator "Hadirin sekalian sebentar lagi KOC akan manggung, tetapi: Eirik kemungkinan tidak tampil, karena sakit".
BOOOOOO!!!! suara penonton kecewa, Untuk saya? Terdengar sangat garing.  


"TAPI, Eirik bersedia tampil demi kalian!!!"
beberapa saat kemudian: "Ladies & Gentlemen, come from Bergen, Norway, Please Welcome Kings Of Convenience!!"
Histeris penonton cukup untuk memecahkan kaca gedung tersebut.
Terlihat Erlend menuntup kupingnya dan berkata: "Kalian audience paling berisik yang pernah hadir di konser kami"
penonton tambah berisik dan Eirik menambahkan "And the beautiful one.."

Tanpa basa basi mereka bernyanyi '24-25' dilanjutkan 'Me In You' dan medley 'Singing Softly To Me-The Girl From Back Then'. Di akhir lagu medley, Erlend melakukan kesalahan. Dia pun berkata "Maaf, terlalu banyak lalat mengerumuniku" :)
Eirik berkata: "I apologize, i have to stay in bed with fever'' dibalas Erlend: 'i have to stay in bed with no fever' :)
Dilanjutkan track berikutnya: 'Second To Numb' dilanjutkan dengan sebuah intro saxophone-manualnya Erlend maka kami dibuat bernyanyi dengan track 'Mrs.Cold', dilanjutkan dengan 'Cayman Island', 'Peacetime Resistance' & 'Misread'. Di tengah act mereka mengambil foto penonton, bisa dibayangkan?

Kemudian dalam aksi berikutnya, mereka mengajak Ricky & John dari White Shoes..
Namun, Ricky sedang berhalangan, dan...Erlend malah foto barengan sama John.
Alhasil penonton teriak BOOOOOO! lagi..
Munculah mereka dan kolabs yang bagus 'I'd Rather Dance with You' & 'Boat Behind'
Kemudian mereka pamit..

Maka spontan penonton teriak WE WANT MORE!!
Setelah menunggu kurang lebih selama 3 menit..
Erlend muncul sendiri, memetik gitar dan bernyanyi: BERSANDAR!! (lagu dari WSATCC)
iya, dengan bahasa Indonesia!!
Applause everywhere!


kemudian Eirik datang, dan sedikit mengeluh akan fevernya..

dan mereka bernyanyi 'Homesick' sebagai penutup..
Unforgettable! "See you in 3, 4 or 5 years! bye!!" - tutup mereka.

Tuesday, 12 January 2010

Declaration of Dependence

Apa itu Kings of Convenience?
Kings of Convenience adalah duo dari Bergen, Norway bergenre folk.
Iya? err..apa? bukan, mereka bukan alay..The potter baru alay..

Bisa dibilang ini merupakan musik "malas", musik trip, musik yang disukai orang tua kita.
Terdiri dari Eirik Glambek Bøe & Erlend Øye. Berawal dengan merilis album/EP "Kings Of Convenience" dilanjutkan ke "Quite Is The New Loud" dilanjutkan dengan "Riot On An Empty Street" yang akrab ditelinga pendengar musik di Indonesia (track Misread, I'd Rather Dance With You, Homesick). Dan album kolaborasi "Versus" (kolabs dengan Royskopp)

Kini setelah rehat selama 5 tahun. Mereka kembali dengan album "Declaration Of Dependence" dirilis pada Oktober 2009 dan tak kunjung rilis di  Indonesia.
Saya pun cukup "tenggelam" dan "terhipnotis" dengan track "Mrs.Cold" yang bocor di internet. (saya tanya di Disc Tarra, malah disodorkan CD *PEEWEE GASKIN. *sigh)
Beberapa bulan kemudian, track sudah dapat diunduh di4shared.com.

Declaration-of-Dependence