Di rumah ini, pernah dihuni dua orang pria yang tidak pernah untuk mengutarakan kasih sayang mereka. Belakangan, diri ini sering mengutuk kakek atas jarak yang terbentang antara saya dan bapak. Namun, apa boleh buat, hal itu sudah lewat. Kini kami berdamai dengan satu-satunya cara hidup yang kami ketahui selama ini.
Showing posts with label Photography. Show all posts
Showing posts with label Photography. Show all posts
Friday, 19 September 2025
Monday, 10 July 2023
Orang Miskin
"Kamu bukan orang miskin kan?"
Tentu pertanyaan tersebut tidak akan dilontarkan oleh Kris ke sembarang orang.
Pertanyaan dari Krisdian Kardana yang membuat saya tertawa dan mempertanyakan diri saya sendiri.
Am I? Ya, mungkin juga.
Halo semua, it's been a while. How are things?
Sunday, 24 October 2021
How's Life?
Bulan ke-5 di tahun kedua pandemi, rasa cemas berlebihan saya terhapus begitu saja.
Peluk dan cium itu kini berjarak 0 cm, tidak lagi berjarak ribuan kilometer,
bukan lagi hanya sekadar kode digital yang merangkai teks dan emoji yang membuat kami tersenyum.
How's life? Good, …at least for now
Friday, 18 December 2020
Bunga
"Hi Love!" pesan pembuka dari Sandra di Iceland yang hangat menjadi begitu berbeda di masa pandemi ini.
Rasa takut, cemas, dan jarak menjadi guru bagi saya di kala itu.
EP 'Nest' menemani masa karantina saya.
Monday, 15 July 2019
Grow
Sering saya berharap masih bisa menulis kembali kisah saya bersama Bella, Abe, Ogik, Atik, Indri dan kawan-kawan.
Sudah 8 tahun berlalu sejak perpisahan kami, saya hinggap ke sana dan ke sini, babak-belur, dan sering rindu rumah.
Namun diri harus tetap melangkah dan dengan mudah diterima dengan banyak hal yang menanti untuk saya kisahkan.
Sudah 8 tahun berlalu sejak perpisahan kami, saya hinggap ke sana dan ke sini, babak-belur, dan sering rindu rumah.
Namun diri harus tetap melangkah dan dengan mudah diterima dengan banyak hal yang menanti untuk saya kisahkan.
Namanya tumbuh, pasti banyak belajar.
Mana tahu benar jika tidak pernah salah.
Saturday, 2 March 2019
Akar
Tulisan ini saya tulis ditemani "Harmony Hall" dari Vampire Weekend.
Tulisan yang sebenarnya sudah lama ingin saya tulis.
Tulisan tentang sosok cuek, mandiri, dan kuat.
Sosok yang mewakili ego kami semua.
Termasuk saya.
Friday, 4 January 2019
Mengalir, Berkembang
1 Januari 2018, kami awali dengan bercengkrama di kedai kopi kapitalis bersama Yussa, Oka, Yoga, dan Ita.
Tanpa rencana, tanpa tujuan, hari itu sangatlah mengalir.
Hingga kami tiba di pemberhentian: di Pasar Kreneng.
Hingga kami tiba di pemberhentian: di Pasar Kreneng.
Tanpa berpikir panjang, malam itu kedua kuping saya tertindik atas bisikan setan dan bisikan Oka.
2018, akan menjadi tahun yang mengalir.
Sepertinya…
Tuesday, 11 September 2018
Km 42
Agustus 2016 di kilometer ke-42,
momen haru ketika kami menggiring Yussa ke garis finish adalah salah satu momen yang berkesan bagi kami, bahkan hingga detik ini.
Saya berjanji akan turut serta dalam race ini di tahun berikutnya.
2017, kedua hal di atas tidak terjadi.
Sunday, 26 August 2018
Muğla
Semudah membalikkan telapak tangan kami memutuskan untuk mencari daerah pantai.
Daerah yang tidak akan ditemukan di provinsi Denizli.
Berk, hotel manager kami menyarankan untuk menuju Marmaris.
Sebuah daerah pantai yang terletak di provinsi Muğla.
4 jam perjalanan dari Denizli… dengan Taxi.
dan di sini lah petualangan kami dengan Bapak Sopir "Pemarah" dimulai.
Monday, 20 August 2018
Denizli
"Hi, nice to meet you, sir! How are you?" ucap kami.
"Thank you" jawab beliau dengan raut wajah tidak ramah.
Perlahan kami memikirkan kembali kenapa keputusan kami untuk lebih mimilih ke Pamukkale dari Cappadocia.
Tentu trip ini akan menjadi sangat… menyenangkan.
Mari mundur ke beberapa waktu ke belakang.
Tepat setelah saya ditawan berjam-jam oleh pedagang karpet di Fatih.
Wednesday, 15 August 2018
Ottoman ii
Bekas kerajaan Ottoman sendiri masih berdiri di Fatih, sebuah distrik di İstanbul.
Daerah yang berisi ruang bawah tanah di setiap rumahnya, pedestrian yang nyaman bagi pejalan kaki, pemanfaatan transportasi umum yang tepat, dan yang paling akhir mental warga yang siap untuk menjadi daerah pariwisata.
Skor sementara: İstanbul 10, Denpasar 01.
Skor sementara: İstanbul 10, Denpasar 01.
Waktu menunjukkan pukul 7 pagi waktu İstanbul, kami masih jetlag.
Dan inilah catatan singkat kami tentang wisata sejarah Ottoman, İstanbul.
Dan inilah catatan singkat kami tentang wisata sejarah Ottoman, İstanbul.
Saturday, 11 August 2018
Ottoman
Baru juga beberapa menit tiba di Istanbul, saya disambut dengan hampir disiram oleh janitor bandara.
Terima kasih pak, sebuah sambutan yang cukup mengejutkan.
Well, merhaba, Istanbul!Saturday, 21 April 2018
Bangkit
"Dengan bakatmu, kalau aku jadi kamu, aku akan terbang, hinggap membangun sarang dimana-mana, Sha"
— ucap Dadang SH Pranoto di suatu senja di Gunung Batur.
— ucap Dadang SH Pranoto di suatu senja di Gunung Batur.
Saya tidak menanggapi serius ucapan beliau waktu itu.
Selain tidak terlalu mau berbesar kepala,
apa yang anda harapkan dari seorang fresh graduate yang dilepas ke dunia kerja seperti anak ayam yang siap dimangsa?
Selain tidak terlalu mau berbesar kepala,
apa yang anda harapkan dari seorang fresh graduate yang dilepas ke dunia kerja seperti anak ayam yang siap dimangsa?
Hingga akhirnya saya paham ucapan beliau.
Suksma, Mas Dadang.
Suksma, Mas Dadang.
Tuesday, 27 February 2018
Momentum Panggung
Malam itu saya menggunakan kacamata baru setelah 8 hari kehilangan alat bantu melihat.
Entah hilang di mana, saya tidak tau.
Entah hilang di mana, saya tidak tau.
Kacamata jadi dalam hitungan jam, karena malam itu adalah malam istimewa kami.
Waktunya kembali ke dunia fotografi panggung setelah 2 tahun istirahat — yang ternyata bukan perkara mudah.
Thursday, 1 February 2018
Tumbuh Merunduk
1 Januari, diwarnai dengan selebrasi pertemanan dengan keluarga baru saya di rumah Agus.
Entah berapa kali saya tulis tentang hal ini, maklum sangat berkesan bagi saya.
Dan awal tahun diwarnai dengan selebrasi awal baru keluarga kecil kami.
dan warna-warna itu kian terus menemani sampai kami tutup tahun 2017 dengan berdamai.
Iya, berdamai.
2017, saya memutuskan untuk menikmati umur 20 terakhir saya.
Entah berapa kali saya tulis tentang hal ini, maklum sangat berkesan bagi saya.
Dan awal tahun diwarnai dengan selebrasi awal baru keluarga kecil kami.
dan warna-warna itu kian terus menemani sampai kami tutup tahun 2017 dengan berdamai.
Iya, berdamai.
2017, saya memutuskan untuk menikmati umur 20 terakhir saya.
Tuesday, 2 January 2018
春
Pagi itu mama tampil beda dari biasanya, makin ayu.
Bapak? tetap cuek — seperti biasa walau tidak bisa menutupi rasa tegangnya.
Maklum, hari itu putri mereka satu-satunya resmi disunting orang lain.
Entahlah, perasaan saya campur aduk. Mungkin pasca minum alkohol sisa semalam.
Tapi saya yakin ada sesuatu yang baik menyambut kami di depan.
Sesuatu yang saya tunggu selama ini. Sebuah awal yang indah di tahun yang baru.
Bapak? tetap cuek — seperti biasa walau tidak bisa menutupi rasa tegangnya.
Maklum, hari itu putri mereka satu-satunya resmi disunting orang lain.
Entahlah, perasaan saya campur aduk. Mungkin pasca minum alkohol sisa semalam.
Tapi saya yakin ada sesuatu yang baik menyambut kami di depan.
Sesuatu yang saya tunggu selama ini. Sebuah awal yang indah di tahun yang baru.
Monday, 1 January 2018
17/18
Belakangan pembatas antar kami sudah mulai runtuh pasca kejadian Buyan.
Tahun ini saya banyak berbagi kisah dengan anak-anak selain keluarga dan Turah. The good part, the shit part — everything!
31 Desember 2017, kami habiskan malam itu di rooftop pabrik Bali Tangi menyaksikan ledakan kembang api saling bersahutan di sekitar Jalan Gatot Subroto — Dalung/Canggu yang megah itu. Tidak ada korban jiwa, hanya Kimmy yang digigit ular malam itu. …yang cukup bikin keadaan panik.
Selamat tahun baru 2018, teman-teman.
Selamat tahun baru 2018, teman-teman.
Saturday, 30 December 2017
Hadi Suwandi
Di tahun ke-lima ini, dengan bangga saya kenalkan sosok Made Hadi Suwandi.
Teman ngobrol, teman workout, mostly salah satu chef favorit saya di Bali.
Dengan latar belakang yang pernah menetap di Elgin Avenue, Australia, mari kita berbicara tentang Bali ke depan di mata seorang Hadi.
Sunday, 5 November 2017
Man About Town ii
Beberapa hari belakangan saya sukses dibuat lebih relijius, ngayah game is too strong.
Puncaknya bisa dibilang tadi pasca mama berkabar kalau hari ini adalah hari lahir Bali saya.
Iya maaf, saya tidak pernah tau perihal ini kalau tidak diingatkan mama.
So, how was life? bagian depresifnya sedikit politikal, dan kembali berlari.
Bagian senangnya dapat teman baru, dapat ponakan dan dapat belajar banyak dari semua peristiwa belakangan — termasuk belajar lebih legowo.
Oh, iya. Baru selesai menyaksikan Stranger Things 2 juga — it's dope!
So, never better, I guess.
Puncaknya bisa dibilang tadi pasca mama berkabar kalau hari ini adalah hari lahir Bali saya.
Iya maaf, saya tidak pernah tau perihal ini kalau tidak diingatkan mama.
So, how was life? bagian depresifnya sedikit politikal, dan kembali berlari.
Bagian senangnya dapat teman baru, dapat ponakan dan dapat belajar banyak dari semua peristiwa belakangan — termasuk belajar lebih legowo.
Oh, iya. Baru selesai menyaksikan Stranger Things 2 juga — it's dope!
So, never better, I guess.
![]() |
| Diambil oleh sahabat saya, I Made Suryawan Wardana di suatu siang pasca bercengkrama dengan Krisna dan Turah. |
Saturday, 8 April 2017
Afirmasi
"Can we fix it?" — tanya Gilang. Sure, it just takes time.
Kini kembali diingatkan untuk sibuk berpikir melalu logika bisnis komunikasi.
Sudah seminggu waktu tidur saya menjadi berkurang.
…in a good way.
Selamat datang kembali pada tulisan lain saya.
Tulisan tentang terpuruk dan menjadi makin bijaxXx.
Kini kembali diingatkan untuk sibuk berpikir melalu logika bisnis komunikasi.
Sudah seminggu waktu tidur saya menjadi berkurang.
…in a good way.
Selamat datang kembali pada tulisan lain saya.
Tulisan tentang terpuruk dan menjadi makin bijaxXx.
Eneg kan? SamaxXx.
Subscribe to:
Comments (Atom)



















