Showing posts with label Graphic Design. Show all posts
Showing posts with label Graphic Design. Show all posts

Monday, 1 January 2024

23/24

4 Februari 2023, malam itu saya terjaga dengan mata dan badan yang masih segar.
Saya memutuskan untuk menyaksikan film idola saya (Sarah Paulson) di Netflix: Blue Jay
Tanpa berharap banyak dari film ini, malam itu air mata mengalir menyaksikan ending film itu. 
Bukan, bukan airmata kesedihan. Bagai hidayah Tuhan, tontonan ini melepas rasa kecewa dan marah saya ke dunia yang terlalu lama terpendam.

Friday, 18 December 2020

Bunga

"Hi Love!" pesan pembuka dari Sandra di Iceland yang hangat menjadi begitu berbeda di masa pandemi ini.
Rasa takut, cemas, dan jarak menjadi guru bagi saya di kala itu.
EP 'Nest' menemani masa karantina saya. 

Thursday, 26 March 2020

2010

Suatu siang,
kampus dihebohkan karena dihubungi oleh salah studio desain nasional yang berbasis di Bali.
3 mahasiswanya diterima untuk menimba ilmu di sana.
"Mohon dibimbing anak didik kami di sana" kata Pak Olih.
3 mahasiswa itu adalah Agung Witara, Wayan Sanjaya Adi Putra, dan Ésha Satrya.
Di sini, kisah 3 anak ini dimulai.
Di bawah bimbingan beliau.


Meja meeting tempat beliau bekerja sekaligus tempat kami dimarah setiap hari Senin dan Jum'at.


Tuesday, 26 March 2019

Askholes Designers

Akhir masa SMA saya habiskan waktu bersama Gung De dengan bertemu hantu satpam sekolah yang bunuh diri di hari itu.
Sungguh random sambil menunggu waktu pendaftaran kuliah.
Adalah 2 jurusan di fakultas ekonomi, entah 1 jurusan apa lagi yang saya ikuti dan saya buang.
Atas rekomendasi mamak saya memilih kuliah Desain Grafis.
Entah jurusan apa itu, sepertinya berhubungan dengan seni layar (LCD).




Saturday, 21 April 2018

Bangkit

"Dengan bakatmu, kalau aku jadi kamu, aku akan terbang, hinggap membangun sarang dimana-mana, Sha"
— ucap Dadang SH Pranoto di suatu senja di Gunung Batur.
Saya tidak menanggapi serius ucapan beliau waktu itu.
Selain tidak terlalu mau berbesar kepala,
apa yang anda harapkan dari seorang fresh graduate yang dilepas ke dunia kerja seperti anak ayam yang siap dimangsa?
Hingga akhirnya saya paham ucapan beliau.
Suksma, Mas Dadang.

Wallpapers-SWB


Monday, 5 February 2018

Semoga, Ya

"Video ini dibuat oleh Esha Satrya. Saya cinta sekali dengan karya dia.
Kenapa dia yang bikin video saya? Karena teman-teman tidak ada yang bikin video di dia.
Cuma saya aja. Hahahaha.
Katanya dia ngundang bapak-ibunya hari ini untuk nonton video ini…"

Kira-kira itu jawaban khas Kupit ketika ditanya oleh Bli Lengkong dan Made.
Dan malam itu, video saya diputar secara perdana di hadapan 600 tamu Pentas Ini Bukan Nosstress. Suksma, Pit. 😊

004

Thursday, 1 February 2018

Tumbuh Merunduk

1 Januari, diwarnai dengan selebrasi pertemanan dengan keluarga baru saya di rumah Agus.
Entah berapa kali saya tulis tentang hal ini, maklum sangat berkesan bagi saya.
Dan awal tahun diwarnai dengan selebrasi awal baru keluarga kecil kami.
dan warna-warna itu kian terus menemani sampai kami tutup tahun 2017 dengan berdamai.
Iya, berdamai.

2017, saya memutuskan untuk menikmati umur 20 terakhir saya.

Tumbuh-Merunduk

Sunday, 5 November 2017

Man About Town ii


Beberapa hari belakangan saya sukses dibuat lebih relijius, ngayah game is too strong.
Puncaknya bisa dibilang tadi pasca mama berkabar kalau hari ini adalah hari lahir Bali saya.
Iya maaf, saya tidak pernah tau perihal ini kalau tidak diingatkan mama.

So, how was life? bagian depresifnya sedikit politikal, dan kembali berlari.

Bagian senangnya dapat teman baru, dapat ponakan dan dapat belajar banyak dari semua peristiwa belakangan — termasuk belajar lebih legowo.
Oh, iya. Baru selesai menyaksikan Stranger Things 2 juga — it's dope!
So, never better, I guess.


Man About Town
Diambil oleh sahabat saya, I Made Suryawan Wardana di suatu siang pasca bercengkrama dengan Krisna dan Turah.



Wednesday, 4 October 2017

Sembilan Tahun Kemudian

Semua berawal dari 9 tahun yang lalu,
ketika sahabat saya mengajak saya untuk melepas lelah sejenak dari aktivitas semester akhir kampus teknik
…sekaligus mengajak saya untuk sebuah blind date.
Kini waktu berganti begitu pesat, lembaran hari terus berganti.
9 tahun kami dibuat untuk saling mengenal sisi satu dengan lain.
Baik secara personal maupun secara extremely personal — salam dari Jogja, Pit!


Friends

Saturday, 8 April 2017

Afirmasi

"Can we fix it?" — tanya Gilang. Sure, it just takes time.
Kini kembali diingatkan untuk sibuk berpikir melalu logika bisnis komunikasi.
Sudah seminggu waktu tidur saya menjadi berkurang.
in a good way.

Selamat datang kembali pada tulisan lain saya.

Tulisan tentang terpuruk dan menjadi makin bijaxXx.
Eneg kan? SamaxXx. 

Afirmasi1

Friday, 24 February 2017

Bali, 2017

Ini adalah kali ketiganya saya (turut) belajar mengapresiasi tanah kelahiran saya melalu apresiator-apresiastor baru dan kisah-kisah mereka.
"How do you see your Bali?"
Bagaimana kami menilai sesuatu dengan sewajarnya, dengan nalar, hati, dan pikiran.

Sabargita
Sabargita, sebuah esai foto oleh Ega Oxiana & Kirsty Hughes tentang ironi sebab-akibat enggannya penggunaan transportasi publik oleh masyarakat di Bali. All rights reserved


Friday, 27 January 2017

Elgin Avenue

Ramahlah terhadap semua orang.
Yang murni loh, bukan karena mau panjat sosial — ah, maaf. Terbawa suasana.
"Karena orang asing adalah teman di masa akan datang."
…Teman yang selalu memberi hal-hal positif ke depannya.
Itu kata mbak Sakti Soediro yang kini menjadi ninja di London, UK.

Desember 2015.
Setelah bermain air dengan para BC-kan Setan dan bercengkarama dengan Windu di warungnya, notifikasi dari akun Path muncul.
"Esha is that you?" — tulis Intan pada postingan saya bersama Windu di Mangsi.


The Guest



Wednesday, 13 July 2016

Tiga

Tanpa disengaja setelah sekian lama, malam ini saya bertemu dengan sahabat saya Windu.
"Kami dari Mangsi Coffee mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-28" — candanya yang sukses membuat saya tersenyum bangga.

Dan tidak terasa juga, tiga tahun yang lalu, di sebuah warung kopi kecil di kawasan Hayam Wuruk berkumpul 3 pemuda yang ingin mengubah dunia.
Mereka sebut diri mereka dengan Masbrooo.
Bisa apa sih tiga orang ini?

Happy 3rd Anniversary



Saturday, 4 June 2016

The Playlist

Well, music heals.
Here, some of my favorite tracks.

listen on Spotify: eshasw

Sunday, 2 August 2015

"Tetap Semangat"

Juli lalu satu Denpasar dihebohkan dengan video ucapan ulang tahun dari seorang gadis ke saya.
"Bayar berapa?" atau "kamu modusin ya?" itu respon yang saya terima.
Bisa saya maklumi, maklum orang-orang kayak mereka tak tau proses.
Jadi, begini ceritanya…

The Albums

Saturday, 13 June 2015

Natah: Prelude

"How do you see your Bali?" tanya Marcia ke kelas malam itu.
Saya sendiri tidak tau apa tujuan saya di kelas ini.
Kelas malam, wajah asing — kecuali Krisna Sudarma tentunya.
Dan malam itu saya memaparkan ide saya tentang Bali dan potensinya.
Begini saya melihat Bali. Dan… malam itu saya belajar tentang sebuah apresiasi.
Bagaimana menilai sesuatu sewajarnya dengan nalar, hati, dan pikiran.


Memaknai Perjalanan

Saturday, 6 June 2015

Team

Tidak ada 'i' dalam 'team'. Benar adanya.
Sudah dua tahun, dan waktunya belajar untuk memimpin sebuah kelompok.
Sudah waktunya membuang paham lama yang sempat disindir Adit via Twitter.
Hahahaha.


Masbrooo-Communications



Sudah dua tahun saya menjadi mentor untuk calon Desainer-Desainer Komunikasi muda di Denpasar.
Pemahaman saya di sini adalah untuk berbagi, dan berhasil mencapai goal point bersama.
Tidak memaksa, tapi mengarahkan sampai tujuan. 

Friday, 27 February 2015

Filosofi Campuhan

Beberapa hari sebelum keberangkatan ke Jogja saya menerima pesan dari Jung Yat.
…Dan baru sadar kalau sudah sangat lama saya tidak mendengar kabar dari Jung Yat.
Sepulang dari Jogja, akhirnya saya bertemu Jung Yat dan tim Studio Hijau Lumut lainnya.

Oh iya, Studio Hijau Lumut adalah desainer lansekap arsitektur paling fresh di Bali.
Saya dipertemukan mereka dalam Sprites yang full of surprises di tahun 2013.
Dan baru bertemu dengan full team dua tahun kemudian.
…dan pada hari itu, tantangan untuk rebranding SHL saya terima.

Untitled

Thursday, 27 November 2014

Jogjakarta

Setelah melalui rentetan upacara yang panjang dan (bagian paling depresif) semangat yang hilang entah ke mana, tanpa sadar undangan ke Jogja oleh kang Ayip menjadi surprise ice yang menyenangkan. Bersama Kiki, Genta, Bull, Deddy, dan rombongan teman-teman mahasiswa lainnya, terbanglah kami menuju YK untuk Pinasthika Creativest yang ke-15.

  Arrival