Thursday, 24 November 2016

Nyoman & Icha

Ketika hari itu tiba, saya masih ingat bertahun-tahun yang lalu sahabat saya satu ini sering menggurui saya tentang cinta karena beliau gemas dengan saya yang diam ini.
Le journe du liebe adalah tulisan beliau tentang kisah sederhana dengan seorang sosok perempuan.
Nyoman adalah orang yang beruntung. Beruntung karena telah mendapat tempat teristimewa di diri Icha.

23 November 2016
Bersama Jung Adik dan Apel saya diberi kehormatan untuk merekam hari sederhana nan bahagia dari Nyoman Angga Yudistha dan I Gusti Ayu Caksani Pramadewi.
Dan berikut momen-momen dari hari sederhana yang sangat membahagiakan itu.

The Groom

Friday, 4 November 2016

12 Jam dari Rumah

Sudah berkali-kali saya mendengar kisah tentang pulau yang hanya saya dengar dari buku Sejarah dan buku Geografi: Pulau Ternate.
Miss Bernice banyak berkisah tentang keindahan dan kemegahan pulau itu yang membuat saya ingin berkunjung ke tempat itu.

Sha, Maret ke Ternate. Tolong foto konser kami".
Semesta maha mendengar, sahabat saya Man Angga tanpa ragu mengajak saya berangkat menuju ke Timur Laut Indonesia.
Dan di sini, petualangan 12-jam-dari-rumah kami jalani.

The Arrival

O

Saya panggil dia dengan sebutan Guãppo, Ade memanggilnya dengan Milo, dan mama memanggilnya dengan Ucrit.
Dan anjing ini mengerti dengan 3 sebutan di atas.
Perkenalkan, namanya Guãppo — adopted bersama 2 saudaranya yang diadopsi Adi, dan Dito.

Guãppo

Saturday, 15 October 2016

Doria

Sudah hampir di penghujung tahun. Sibuk sana dan sibuk sini.
Banyak ide dan impian yang dalam tahap penggarapan.
Ada juga kegagalan-kegagalan yang berhasil tercapai di tahun ini.
Dosa rasanya jika tidak menulis di blog kesayangan ini.
…dan kali ini saya mau menulis tentang hal yang paling banyak mengambil waktu saya selain bekerja: halo, rumah.


Regeneration


Thursday, 1 September 2016

Pemenang

Saya benci berlari.
Membayangkannya saja saya sudah lelah. Maklum, saya tidak pandai dalam mengatur nafas.
Belakangan trend lari di Denpasar mulai mewabah.
Termasuk ke komunitas yang saya mulai ikuti 2 tahun yang lalu.
"C'mon lah, bli. It won't hurt you!" — kata Arik membujuk untuk ikut lari.

Cara pandang saya berubah pada suatu subuh di tahun ke-5 Bali Marathon.
Dan di sini semua dimulai…

Forki as one of the BMM's Pacer
Forki (paling kanan) menjadi pacer untuk lari dengan rute 21K. Foto oleh Pelari Galau.