Tuesday, 30 March 2010

A Convenience Show


Setelah buswaying, kota lama-ing dan aksara-ing (I SAW JENS LEKMAN! dan jatuh sakit setelah itu) 6.30 WITA saya tiba ditujuan.

Masih 1 jam lagi untuk menunggu gate dibuka.
Sampai di lantai 4, DJERR!! antrean sudah panjang dan no camera allowed (fuck!). :(
Alhasil? kami semua mengantre dalam barisan berformasi ular. Yang lain enak ama temen, saya? sendirian..
Disaat saat seperti ini berharap ada Tirza Zoraya, Bagus Andrian & Catha Dita muncul dan bilang: "surprise!! kami juga nonton!!" dan saya akan senang.. :(



 Disaat gate segera dibuka antrean dipecah menjadi dua, cewe di gate kiri, cowo di gate kanan.
Endingnya? tetep aja kok satu ruangan.
..dan 15 menit kami menunggu di dalam ball room, konser baru dimulai.

 

1st Act: Hollywood Nobody
Mereka bertujuh langsung memulai dengan intro yang memukau, dilanjutkan dengan'Betrayal' 'Still Live', 'Theories', 'Love Song' & 'Telescope'.
Overall: Bagus! tapi...lagunya baru semua.. :D.
setelah itu kami dibuat menunggu lagi, kurang lebih 15 menit..mulailah act#2

2nd Act: White Shoes & The Couples Company
Seperti biasa mereka selalu memukau, Aprilia Apsari terlihat sedikit kurus. :)
Tanpa basa basi mereka langsung melantunkan 'Senja Menggila'. Nona Sari sempat mengajak penonton agar bergerak/ajojing, mengingat penonton di Jakarta sepertinya kumpulan patung. Dilanjutkan 'Kampus Kemarau', 'Selangkah Kesebrang' dan 3 lagu baru untuk album selanjutnya: 'Rented Room', 'Hacienda' yang ditulis oleh Ade Firza Paloh dari SORE (tentang rumah pantai) & 'Matahari' ditulis oleh David Tarigan (tentang Papua dan terdengar seperti Vampire Weekend) :) terakhir ditutup dengan track 'Aksi Kucing'. Standing Ovation!

3rd Act: Jens Lekman
15 menit berlalu, akhirnya Jens Lekman muncul, penonton berteriak histeris.
Saya hanya menonton dari kejauhan...DAN TERTIDUR.
Saat Jens menyanyi di track no.9 saya baru bangun. judulnya "Into Eternity"
Overall, penampilan OK, walaupun saya sangat asing mendengarkan lagunya..
Dan sekarang menyesal karena tertidur..

Final Act: Kings of Convenience
15 menit setelah Jens Lekman manggung, lebih dari 5000 orang menunggu + energi saya sedikit memulih.
ada suara dari narator "Hadirin sekalian sebentar lagi KOC akan manggung, tetapi: Eirik kemungkinan tidak tampil, karena sakit".
BOOOOOO!!!! suara penonton kecewa, Untuk saya? Terdengar sangat garing.  

"TAPI, Eirik bersedia tampil demi kalian!!!"
beberapa saat kemudian: "Ladies & Gentlemen, come from Bergen, Norway, Please Welcome Kings Of Convenience!!"
Histeris penonton cukup untuk memecahkan kaca gedung tersebut.
Terlihat Erlend menuntup kupingnya dan berkata: "Kalian audience paling berisik yang pernah hadir di konser kami"
penonton tambah berisik dan Eirik menambahkan "And the beautiful one.."

Tanpa basa basi mereka bernyanyi '24-25' dilanjutkan 'Me In You' dan medley 'Singing Softly To Me-The Girl From Back Then'. Di akhir lagu medley, Erlend melakukan kesalahan. Dia pun berkata "Maaf, terlalu banyak lalat mengerumuniku" :)
Eirik berkata: "I apologize, i have to stay in bed with fever'' dibalas Erlend: 'i have to stay in bed with no fever' :)
Dilanjutkan track berikutnya: 'Second To Numb' dilanjutkan dengan sebuah intro saxophone-manualnya Erlend maka kami dibuat bernyanyi dengan track 'Mrs.Cold', dilanjutkan dengan 'Cayman Island', 'Peacetime Resistance' & 'Misread'. Di tengah act mereka mengambil foto penonton, bisa dibayangkan?

Kemudian dalam aksi berikutnya, mereka mengajak Ricky & John dari White Shoes..
Namun, Ricky sedang berhalangan, dan...Erlend malah foto barengan sama John.
Alhasil penonton teriak BOOOOOO! lagi..
Munculah mereka dan kolabs yang bagus 'I'd Rather Dance with You' & 'Boat Behind'
Kemudian mereka pamit..

Maka spontan penonton teriak WE WANT MORE!!
Setelah menunggu kurang lebih selama 3 menit..
Erlend muncul sendiri, memetik gitar dan bernyanyi: BERSANDAR!! (lagu dari WSATCC)
iya, dengan bahasa Indonesia!!
Applause everywhere!







kemudian Eirik datang, dan sedikit mengeluh akan fevernya..
dan mereka bernyanyi 'Homesick' sebagai penutup..
Unforgettable! "See you in 3, 4 or 5 years! bye!!" - tutup mereka.

Monday, 22 March 2010

24 & The Spirit: Save The Best for Last

Beberapa saat sebelumnya saya disibukan sebagai seorang nota-ris di acara perdana pameran kampus saya. Disaat yang sama saya menerima sms dari teman se-banjar saya: "kalo ga sibuk, kebanjar ya? bantu buat ogoh-ogoh" disaat itu saya berpikir "damn!! kenapa harus sekarang?? mana nota belum dihitungin nih!!"

Seiring waktu berjalan, pameran sukses kami lewati, walaupun kami harus menutupi hutang kami.. Tenaga pun drop, saya jatuh sakit.. kewajiban di banjar, masih tertunda.
Hingga tanggal 7 maret, saya datang untuk latihan ngangkat. Karena ogoh-ogoh kami masuk nominasi 7 terbaik. (good job!)

Sungguh bingung, secara saya tidak terlalu mengenal mereka semua.. Namun saya buang jauh pemikiran itu.. Selama 1 minggu latihan, waktunya tiba..

Senin, 15 maret.
jam 12, Siang hari.

Dengan berkumpul orang seadanya kami berangkat menuju puputan. Sukses membuat jalan Sumatera macet. Rasanya? panas dan sedikit melelahkan. But it doesn't matter.
:)

Senin, 15 maret.
Jam 3 Sore.

Saatnya telah tiba.. Kami berjalan dari banjar menuju lapangan.. whee.. sedikit tegang.. nervous.. pengen kencing.. intinya? tegang!

Nomor urut banjar kami adalah nomor 24. no.terakhir.. Detik-detik terakhir, datanglah babi bersaudara.. Entah datang dari mana saya tidak tahu.. one of them took my position and I have to moved to the front line.. dan saya tidak tahu koreo apa yang harus saya lakukan..

Matahari mulai tenggelam.. karya kami paling sederhana, sangat sederhana.. out of number.. tapi spirit kami luar biasa...saya ulang LUAR BIASA!



Dengan semangat 45, kami menabrak penonton yang dikiri dan dikanan.. alhasil? capek! tepuk tangan penonton.. dan menjadi headline di Radar Bali! haha good job! Sedikit ada masalah, ukuran karya kami yang luar biasa, membuat kami harus menabrak motor, dan membentur 5 mobil nissan secara berdereran.. cukup memuaskan, totally.. Dan disaat itu, saya sudah beradaptasi dengan lingkungan yang sangat baru bagi saya.. lingkungan yang nantinya saya jalani sampai mati.. mabraya di banjar..
:)

The Best Musician Web I've Ever Seen

Berikut merupakan Best Musician Web-design I've Ever Seen.
Please stop facebooking for a while, guys..
:)